Jumat, 16 November 2018

Hasil uji tabrak ASEAN NCAP, dari Avanza hingga Xpander


PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 16/11/2018 -  Lembaga pengujian mobil baru, ASEAN New Car Assessment Proggrame (NCAP), menyatakan telah menguji sebanyak 44 model kendaraan yang dipasarkan di Indonesia.

Technical lab crash specialist ASEAN NCAP, Yahaya Ahmad, mengatakan pada Vehicle Safety Course (VSC) di Karawang Jawa Barat, Selasa (13/11), bahwa 44 model mobil itu sudah mewakili sekira 90 persen kendaraan yang dipasarkan di Indonesia.

Hasil yang diraih pun beragam, ada yang mendapat rating bintang 5 kendati ada yang mendapat hasil minor berupa tanpa bintang.

Programs Director & Asia Pacific Coordinator Global NCAP, Jessica Truong, mengatakan bahwa ASEAN NCAP merupakan bagian penting dari Global NCAP yang ingin memberikan masukan tingkat keamanan dan keselamatan kendaraan melalui rating uji tabrak.

"Kami ada di ASEAN untuk memberitahukan kepada publik tentang pentingnya keselamatan pada kendaraan, mendorong produsen untuk menghadirkan kendaraan yang lebih aman, agar kualitas kendaraan semakin baik di masa mendatang jika dibandingkan sejak lima tahun lalu," kata Jessica Truong.



MPV

Berdasarkan laporan ASEAN NCAP 2012-2018, sejumlah MPV yang dijual di Indonesia sudah melakukan uji tabrak dengan hasil yang beragam.

Mobil keluarga populer saat ini, Mitsubishi Xpander, meraih bintang empat dalam penilaian "single rating" pada pengujian yang digelar Januari 2018.

Toyota Avanza yang diuji tabrak pada Juli 2013 mendapat bintang 4 pada keselamatan penumpang dewasa (AOP) dan bintang 2 pada keselamatan anak-anak (COP). Hal yang sama juga diraih saudara kembarnya yakni Daihatsu Xenia.

Suzuki Ertiga yang dites pada April 2016 mendapatkan  bintang 4 pada keselamatan penumpang dewasa (AOP) dan bintang 2 pada keselamatan anak-anak (COP). Begitu juga dengan Nissan Grand Livina yang diuji pada 2015, meraih bintang 4 pada AOP dan bintang 2 pada COP.

Hasil memuaskan disabet dua MPV Toyota, Sienta dan Innova, yang sama-sama mendapat bintang 5 pada keselamatan penumpang dewasa dan bintang 4 untuk keselamatan anak-anak.

Hal yang berbeda diraih Daihatsu Sigra yang hanya mendapat bintang 1 untuk AOP dan bintang 2 pada COP, sedangkan Toyota Calya lebih unggul karena meraih bintang 4 untuk keduanya.

Sedan-City Car

Beralih ke segmen sedan dan city car, Toyota Vios memimpin dengan raihan bintang 5 untuk penilaian single rating. Saingannya di Indonesia, Honda City, juga mendapat bintang 5 pada AOP, namun bintang 4 pada perlindungan keselamatan anak-anak.

Di segmen sedan menengah, Toyota Corolla Altis mendapat bintang 5 pada perlindungan penumpang dewasa dan bintang 4 untuk anak-anak. Hal yang sama juga diraih Honda Civic pada pengujian tahun 2016.

Sedangkan di segmen city car, Datsun GO mendapat bintang 2 untuk dua kategori AOP dan COP, lebih baik dari Daihatsu Ayla pada pengujian September 2015 yang mendapat bintang 1 pada AOP dan bintang 2 pada COP.

Toyota Agya memimpin dengan bintang 4 untuk dua kategori AOP dan COP, diikuti Mitsubishi Mirage dengan bintang 4 pada AOP namun bintang 2 pada COP.

Pada segmen city car yang lebih besar, Suzuki Swift yang diuji pada 2018 mendapat bintang 4 melalui single rating. Honda Jazz yang dites pada 2014 bahkan memiliki bintang 5 pada perlindungan penumpang dewasa dan bintang 4 untuk anak-anak.


Honda CR-V, Mitsubishi Eclipse Cross dan Toyota CH-R mendapat rating tinggi yakni bintang 5. Hal serupa diraih Toyota Rush dari segmen yang lebih kecil.

Kendati demikian, terdapat ada dua model yang mendapat hasil buruk atau zero rating (tanpa bintang) yakni Suzuki Carry dan Renault Kwid.

Sekretaris Jendral ASEAN NCAP, Khairil Anwar Abu Kassim, menyatakan pengujian ini diharapkan memberikan masukan kepada pabrikan agar menyematkan teknologi keselamatan yang baik untuk melindungi nyawa manusia.

"Harapannya agar pabrikan dapat meletakkan teknologi keselamatan pada kendaraan mereka untuk keselamatan manusia. Semoga sharing ini memberikan pandangan baru bagaimana kami ingin memberikan masukan-masukan agar pabrikan bisa meng-upgrade fitur-fitur keselamatan," kata Khairil di sesi akhir ASEAN NCAP.

Kamis, 15 November 2018

Motor terbang ini dijual sekitar Rp2 miliar



PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 15/11/2018 - Tugas polisi di tengah kemacetan mungkin akan semakin mudah berkat sepeda motor terbang berjuluk Hoverbike buatan perusahaan Rusia yang bermarkas di Kalifornia, AS, Hoversuf.

Setelah versi sebelumnya, kini Hoversurf menawarkan yang terbaru, Hoverbike S3 2019 edisi terbatas, yang dipasarkan dengan harga 150.000 dolar atau sekitar Rp2,2 miliar, sebagaimana disebutkan dalam laman resmi Hoversurf dikutip, Minggu.

Untuk memesan Hoverbike terbaru itu pembeli harus memesan dengan menempatkan uang deposit 10.000 dolar dan Hoverbike akan dikirimkan ke pemesannya dalam waktu antara dua hingga enam bulan kemudian.

Kendaraan drone yang didukung dengan baterai hybrid LiNiMnCoO2-Lithium berkapasitas 12,3 kWh ini mampu terbang selama 40 menit tanpa awak. Waktu terbang aktual dengan pilot disadelnya disebut antara 10 hingga 25 menit tergantung berat badan sang pilot dan kondisi cuaca.

Hoverbike dilengkapi dengan empat baling-baling yang menghadap ke atas, dan mesin baru dari Hoversurf telah meningkatkan power pada masing-masing motor baling-baling menjadi 33 kW.

Sepeda motor terbang ini dilengkapi fitur auto take-off dan landing, dengan kontrol manual dan RC tersedia. Jok tempat duduk pilot dan beberapa elemennya dilapisi kulit, serta ada joystick untuk kontrol kemudi.

KONTAKPERKASA FUTURES

Hoverbike berbobot 114 kg, berkat pengurangan berat pada frame yang memungkinkan untuk menggunakan baterai dengan kapasitas lebih besar. Ketinggian terbang aman yang disarankan adalah 5 meter dari tanah, dengan kecepatan maksimum yang dimiliki Hoverbike 96 km per jam.

Hoverbike pernah di pamerkan di markas besar kepolisan Dubai 15 Oktober lalu, dan sekaligus dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Hoversurf dan kepolisian Dubai untuk kerja sama penyediaan transportasi masa depan.

Sejumlah media melaporkan bahwa personel kepolisian Dubai sudah mulai mencoba dan berlatih mengendarai Hoverbike. Mereka akan mengimplementasikan kendaraan ini untuk operasi sehari-sehari pada 2020 mendatang.

KONTAKPERKASA FUTURES

Rabu, 15 Agustus 2018

PENGALAMAN SELEKSI KERJA PT. KONTAKPERKASA FUTURES


PT KONTAKPERKASA FUTURES BALI - [Cerita pengalaman proses rekrutmen pekerjaan ini saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi saya, menurut pandangan saya dan berusaha untuk tidak memihak, menjatuhkan atau mengubah sudut pandang pembaca menjadi negatif terhadap perusahaan. Tujuan tulisan ini semata-mata hanya untuk membagi pengalaman dan memberi gambaran kepada pembaca yang mungkin akan melalui proses rekrutmen yang sama. Selamat membaca dan berpikir secara bijak.]
Pengalaman seleksi di PT. KONTAKPERKASA Futures ini dimulai saat saya salah masuk Job Fair. Bukan salah masuk sih sebenernya, tapi Job Fair yang saya datangi saat itu tidak sesuai dengan ekspetasi. Job Fair yang saat itu diselenggarakan oleh salah satu SMK Negeri di Bali ternyata hanya berisi sedikit perusahaan dan dominan diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK. Sehingga saya masuk ke dalam Job Fair itu tidak sampai 10 menit sudah selesai melihat seluruh perusahaan dan langsung keluar. Untung saja masuknya nggak bayar hehe.
Nah, di Job Fair itu saya bertemu dengan PT. KontakPerkasa Futures. Kebetulan stand perusahaan ini berada di paling ujung dekat pintu masuk, jadi saat saya baru masuk ruangan langsung disambut mbak-mbak yang memberikan pamflet lowongan di KPF.  Di pamflet itu tertulis beberapa lowongan pekerjaan, tapi saya rasa tidak ada yang sesuai dengan saya karena kebanyakan berhubungan dengan keuangan. Lalu di poin nomor terakhir ada lowongan Management Trainee dan saya tertarik untuk menanyakannya. Kemudian saya duduk di stand dan disambut hangat. Saya menanyakan perusahaan ini bergerak di bidang apa, mbaknya bilang perusahaan di bidang keuangan. Lalu saya bilang kalau saya lulusan Arsitektur, bagian apa dong yang cocok dan bisa saya lamar. Saat itu mbaknya menyarankan saya untuk langsung mencoba bagian Assistant Relationship Manager, dengan alasan saya lulusan S1 dan cantik. Nggak ngerti juga apa hubungannya sama fisik wkwk. Tapi saya mendengar disarankan untuk langsung mendaftar di bagian itu langsung tertarik, karena di pamflet lowongan tersebut bagian ARM termasuk lowongan yang jabatannya paling lumayan. Kemudian saya menanyakan ARM itu emang job descnya ngapain kok mbaknya bisa yakin saya cocoknya mencoba bagian itu. Tapi mbaknya tidak mau menjelaskan karena untuk job desc nanti bisa ditanyakan langsung saat interview. Yasudah saya coba saja mendaftar dan kalau lolos akan langsung diinfokan sore itu juga, dan besoknya langsung interview.
Sorenya, saya mendapat telepon dari KPF bahwa saya lolos administrasi dan diminta datang interview keesokan harinya. Saya yang belum paham KPF ini sebenarnya perusahaan apa, akhirnya saya googling dan hasil yang muncul sangat mengagetkan. Banyak sekali artikel yang menjurus mengenai penipuan yang dilakukan KPF. Saya buka web KPF dan artikel-artikel lainnya bukan langsung paham, tapi semakin bingung ini sebenarnya perusahaan apa. Saya baca per kalimat per kata, tapi saya yakin ini bahasa perekonomian yang saya nggak pernah tau hehe. Tapi saat saya share dengan pacar saya, dia bilang sepertinya ini perusahaan saham. Yasudah saya anggap saja seperti itu, walaupun saya juga bingung kenapa mbak yang di Job Fair cuma bilang perusahaan keuangan, dan kenapa banyak sekali artikel penipuan. Tapi saya masih mencoba positive thinking dan datang panggilan interview keesokan harinya.
Saya yang sudah diberi info lengkap lokasi tes langsung tau dimana tempatnya karena kantor KPF ini berada di gedung office dan apartment yang berseberangan dengan pusat Kota Kuta-BALI. Saat saya keluar dari lift dan melihat penampakan resepsionis kantor KPF… Wow! Kemudian masuk ke area kantor, menuju ruang peserta… WOW! Saya mau kerja di kantor ini! Super zuper cozy banget nget! Kantornya besar dengan banyak ruangan yang besar-besar juga, dan tiap ruangan juga diisi banyak sekali karyawan. Pikirannya saya semakin positif dan menganggap ini perusahaan besar yang nggak mungkin melakukan penipuan. Penipuan itu pasti cuma karena kesalahpahaman. Apalagi ini perusahaan di bidang keuangan, saham dan hal-hal sensitif seperti itu. Begitu pemikiran saya saat itu. Saya masuk ke ruang yang ternyata itu ruang khusus training room, khusus untuk pendaftar kerja dan tes seleksi karyawan baru. Ruangannya seperti ruang meeting dengan meja kotak dan kursi-kursi mengelilingi, serta LCD proyektor yang canggih hehe.
Disitu peserta disuruh duduk dan menunggu dipanggil satu persatu untuk dibawa ke ruang atasan yang langsung akan menginterview. Herannya saat itu saya datang tidak terlalu awal tapi malah cepat dipanggil hehe. Saya langsung dibawa ke sebuah ruang di dekat resepsionis. Ruangan itu lebih tertutup dibanding ruang lainnya karena tidak memiliki jendela dan berukuran lebih kecil. Begitu dibukakan pintu, ternyata ruangan itu hanya berisi 1 orang wanita yang sepertinya sudah memiliki jabatan tinggi di KPF. Yang saya perhatikan saat itu komputer di meja ibu tersebut menampilkan grafik yang terus bergerak. Walaupun saya tidak paham, tapi saya merasa itu grafik saham dan sejenisnya. Jadi saya semakin yakin perusahaan ini memang bergerak di bidang saham.
Dari awal saya masuk ruangan tersebut, ibu yang akan menginterview saya ini sangat ramah dan berkali-kali memuji saya cantik sekali. Haha bukan cuma bikin kepedean, tapi ini jadi poin penambah kepercayaandiri saya, sampai saya bingung harus menjawab seperti apa ketika ibu tersebut lagi-lagi memuji saya cantik. Beberapa saat setelah saya duduk di hadapannya, ibu tersebut membaca berkas lamaran saya dan menanyakan sedikit tentang saya. Tentang pendidikan, tempat tanggal lahir, dan memastikan saya melamar posisi apa. Ibunya juga menanyakan apa saya sudah tau job desc posisi tersebut, kemudian saya ceritakan yang dibilang mbak penjaga stand saat Job Fair. Lalu ibu tersebut mengiyakan dan bilang untuk posisi dan job desc nanti akan disesuaikan dengan hasil psikotest. Jadi hari itu cukup interview sebentar hanya untuk mencocokan kebenaran berkas dengan kehadiran peserta, kemudian saya diberi kesempatan untuk mengikuti psikotest keesokan harinya. Begitu informasi yang ibu tersebut berikan. Tidak sampai 15 menit saya sudah selesai dan boleh pulang.
Keesokan harinya, saya datang kembali untuk mengikuti psikotest. Di kantor yang sama dengan ruang yang berbeda karena psikotest ini diikuti seluruh peserta, kurang lebih 50 orang, dan harus duduk layaknya tes. Sehingga peserta ditempatkan di ruangan yang sudah di setting dengan kursi tes yang berjejer-jejer, tapi ruangan ini tidak kalah nyamannya dengan ruang sebelumnya. Sambil menunggu tes dimulai, ada satu hal lagi yang saya kagumkan pada kantor KPF. Setiap hari non stop terdapat alunan musik yang dipasang melalui speaker kantor. Setiap pagi musik yang terpasang adalah sholawat dan lagu-lagu islami, kemudian agak siang dilanjutkan dengan lagu-lagu pop barat terkini. Saya yang seorang muslim dan masih muda merasa mengapresiasi suasana kantor yang seperti itu.
Kemudian psikotest dimulai dengan dipandu oleh mbak-mbak HRD. Saat tes berlangsung, ada lagi yang saya kagumkan dari ruangan kantor ini. Bukan hanya ACnya yang sejuk dan nyaman, LCD yang digunakan ternyata canggih dengan sistem papan LCD yang sangat besar, touchscreen dan menggunakan spidol dan penghapus khusus yang memudahkan pemandu dalam memandu jalannya tes. Mungkin di kantor-kantor lain sudah banyak yang menggunakan ini ya. Tapi bagi saya yang baru pertama kali tau, ini sangat memukau hehe. Tapi………… ada yang saya sayangkan dan herankan pada psikotest KPF ini. Psikotest seleksi kerja yang menurut saya merupakan tes yang formal dan sakral ternyata tidak seperti yang saya bayangkan. Psikotest ini terdiri dari beberapa bagian tes. Pada bagian tes koran/pauli, mbak-mbak pemandu tidak hanya memberikan penjelasan di awal, tapi sejalan dengan berjalannya tes malah keliling untuk memberi arahan langsung kepada peserta tes yang kurang paham. Dan itu tidak hanya satu-dua peserta yang tidak paham dan dibimbing pengerjaannya, tapi banyak sekali. Sehingga tes ini yang seharusnya ada waktu tertentu untuk memberi batas garis, malah seperti lamaaa sekali karena mbak-mbak pemandunya sibuk membantu banyak peserta.
Kemudian pada psikotest bagian DISC, yang seperti tes kepribadian ada 4 poin itu, baru kali ini saya melakukan test DISC yang langsung dikoreksi dan dinilai sendiri. Jadi yang biasanya saya hanya mendapatkan 1 lembar kertas pada tes DISC, tapi saat di KPF ini saya mendapatkan 3 lembar kertas tes DISC. Lembar pertama sama seperti tes DISC lainnya yaitu poin-poin yang harus kita pilih mana yang ‘paling’ dan mana yang ‘kurang’. Lembar kedua berisi simbol-simbol, dan peserta diminta untuk memindahkan jawaban DISC di halaman pertama ke simbol-simbol di halaman kedua. Lalu lembar ketiga berisi kolom score penghitungan jumlah simbol, yang dibawahnya langsung dibentuk grafik. Walaupun secara umum peserta tidak akan tau maksudnya, tapi dari hasil score dan grafik itu sebenarnya bisa membuat peserta membaca bagaimana strategi mengerjakan DISC.
Kemudian saat bagian tes selanjutnya yaitu tes gambar. Tes ini ada sekitar 40 soal yang akan muncul di layar LCD. Tiap soal sudah memiliki waktu otomatis sendiri, jadi setiap beberapa menit soal akan otomatis berganti ke soal berikutnya. Model soal ini ada beberapa gambar sebagai soal, kemudian peserta disuruh memilih jawaban gambar mana yang cocok untuk menjadi gambar yang kosong atau cocok untuk melanjutkan gambar sebelumnya. Nah, karena pada saat tes ini soal sudah otomatis berjalan, mbak-mbak pemandu tidak menjaga ruangan sehingga peserta sangat gaduh dengan saling berdiskusi dengan temannya apa jawaban yang menurut mereka benar. Suasana seperti itu sangat menganggu konsentrasi.
Model psikotest di KPF ini yang saya sayangkan dan herankan. Perusahaan besar seperti ini kenapa model psikotestnya seperti tidak ada sakralnya sama sekali. Seolah tes ini hanya formalitas saja. Namun, saya tetap berpositive thinking menganggap mungkin karena peserta yang mengikuti psikotest di KPF ini dari berbagai kalangan, jenjang pendidikan dan banyak yang belum memiliki pengalaman psikotest. Setelah psikotest selesai, diumumkan bahwa hasil akan diumumkan besok. Seluruh peserta diminta hadir kembali besok untuk mengikuti pengarahan perusahaan atau semacam presentasi perusahaan.
Singkat cerita, esok harinya dilaksanakan presentasi perusahaan oleh HRD KPF, seperti bapak koordinator. Presentasinya sangat menarik dimulai dari jam 9.00 sampai 12.00 tanpa rasa bosan sama sekali, karena bapaknya seolah lebih banyak menceritakan real story yang menarik perhatian peserta. Dari presentasi tersebut, sudah bisa menyimpulkan sebenarnya KPF perusahaan apa, bergerak di bidang apa, tapi tetap belum jelas apa yang harus dikerjakan di perusahaan tersebut. Setelah presentasi selesai, ada beberapa staff yang masuk dan membawa daftar nama peserta. Tiap staff memanggil nama-nama di daftar masing-masing dan diminta untuk mengikuti. Kebetulan saya dipanggil oleh staff terakhir, sehingga tetap berada di ruang tersebut bersama sekitar 30 orang (paling banyak dibanding yang lainnya). Kemudian mbak staff tersebut menjelaskan bahwa kami semua lolos tes dan sudah dibawa menjadi tiap-tiap divisi. Ada seorang peserta yang menanyakan apa memang semua yang dipanggil tadi lolos? Dan ternyata, iya, semua peserta yang hari itu hadir lolos. Entah lalu apa manfaat dari rangkaian tes sebelumnya. Kemudian mbak tersebut menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan berikutnya adalah 2 hari pengarahan dan 1 bulan training. Pengarahan langsung dimulai besok untuk menjelaskan lebih detail tentang perusahaan, job desc, gaji, dll.
Keesokannya saya datang untuk menghadiri pengarahan hari pertama. Disini segala keyakinan saya tentang nikmatnya perusahaan ini mulai runtuh. Saat pengarahan langsung dipimpin oleh Kepala Divisi yang melakukan presentasi mulai dari cerita pengalaman beliau masuk ke KPF, apa itu KPF, gaji yang dia dapat saat awal dan gaji terbesar, kemudian sistem kerja, serta job desc dan gaji. Disini saya merasa sedikit kecewa, tapi perusahaan ini memang dari awal tidak pernah salah. Memang benar saya diarahkan menjadi Assistant Relationship Manager, karena memang bagian itu adalah posisi paling bawah untuk kemudian naik melalui jenjang karir ke posisi Manager yang juga banyak tingkatannya. Kemudian untuk job desc, kami harus mencari data sebanyak-banyak untuk melakukan kontak dan sosialisasi produk dari Kementrian Perdagangan, berupa saham dan emas. Dari tiap produk yang dapat kita closing (laku) maka akan mendapat komisi langsung dari Pemerintah. Mungkin memang gaji pokoknya nggak seberapa, malah untuk posisi Asisten Manager belum sampai UMK BALI, tapi komisi itu yang akan membuat nominal gaji jadi luar biasa. Semakin banyak closing, semakin tinggi komisi yang didapat. Nah, sayangnya saya bukan tipe orang yang bisa bekerja dengan sistem seperti itu. Disinilah keraguan saya memuncak, apalagi ditambah data awal yang harus digunakan untuk dihubungi adalah kerabat terdekat seperti keluarga, teman, saudara, tetangga, pokoknya semua orang yang kita kenal dan berpotensi. Wah saya semakin nggak bisa. Dimulailah masa galau saya. Antara ingin melepas (lagi) karena tidak akan nyaman dan ingin mencoba karena sudah bosan menganggur.
Hari kedua pengarahan, hari pertama training dan hari kedua training saya tidak datang, karena kebetulan ada acara keluarga di luar kota dan tidak enak badan. Pada hari ketiga training saya mencoba menghubungi mbak KPF untuk menanyakan apa saya masih bisa hadir ke kantor, dan ternyata dibolehkan. Saya datang dan langsung beradaptasi dengan pekerjaan yang harus saya lakukan. Kagetnya, dari sekitar 30 orang peserta baru di divisi saya, hanya 4 orang (termasuk saya) yang masih bertahan dan hadir di KPF hari itu. Saya mencoba bertahan dengan sistem kerja yang bukan saya banget. Saat itu saya baru diminta untuk menulis data kontak kerabat terdekat yang sekiranya mau diajak dan mendengarkan sosialisasi KPF. Saya tulis saja beberapa keluarga, dosen dan orang-orang lain yang kontaknya saya dapat dari teman. Tapi disini saya semakin merasa terpaksa. Saya merasa seperti orang yang sangat memanfaatkan orang lain dan menjual data pribadi saya kepada perusahaan. Saya yang biasanya menghubungi teman-teman murni untuk urusan pertemanan, kali ini saya rela pasang muka tembok menghubungi banyak teman saya hanya untuk meminta kontak dosen atau bos mereka.
Hari itu karena seharusnya hari cuti bersama, jadi KPF hanya masuk setengah hari sampai jam 1. Kemudian dilanjutkan materi sampai jam 4. Sama aja nggak masuk setengah hari ya haha. Katanya, memang setiap hari setelah kerja akan ada materi, untuk hari biasa dimulai jam 4. Saat itu materi diisi salah satu Manager di divisi saya juga, menjelaskan tentang cara presentasi kepada calon nasabah saat sosialisasi. Dari sekian panjang materi beliau, ada satu kalimat beliau yang saya jadikan quote saat itu juga dan membuat saya sadar.
“Setiap orang pasti punya jatah gagal. Jadi jangan sedih saat kamu sudah berkali-kali mencoba dan masih belum berhasil. Itu tandanya Tuhan menyuruh kamu habiskan dulu jatah gagalmu. Baru setelah itu kamu rasa nikmatnya berhasil/sukses.”
Dan entah kenapa kegalauan saya beberapa hari untuk melepas kesempatan kerja di KPF jadi lenyap. Saya jadi yakin untuk tidak memaksakan diri di KPF. Mungkin Allah memang belum memberikan pekerjaan untuk saya karena saya sudah diberi banyak keberhasilan sejak dulu, dan sekarang saya harus menghabiskan jatah gagal saya sebelum merasakan keberhasilan lagi.
Buat pembaca yang mungkin akan menjadi staff KPF, jangan terpengaruh dengan berita-berita yang membicarakan minusnya KPF. Semua perusahaan pasti memiliki plus minus. Menurut saya, jika ada orang yang berpotensi dan bisa bekerja dengan sistem kerja KPF yang seperti itu, saya yakin 100% jalannya akan sangat amat sukses. Karena saya melihat langsung bukti nyata orang-orang di KPF yang penghasilan mereka bukan lagi satuan atau belasan juta. Sayangnya saya justru memiliki kekurangan di bidang perusahaan ini, jadi saya harus melewatkan kesempatan jadi konglomerat ekspress :’)
 
Sekian. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

Senin, 09 Juli 2018

Harga Resmi Suzuki Jimny Terbaru


PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 09/07/2018 - Suzuki telah resmi memperkenalkan All New Jimny di Jepang pekan lalu. Mobil SUV legendaris Suzuki ini hadir dengan dua varian, yakni Jimny dan Jimny Sierra. Jimny Sierra dikatakan model yang akan dipasarkan untuk pasar di luar Jepang. Model ini menggunakan mesin 1.500 cc K15B dan diberikan dua varian, yakni JC dan JL. Melihat antusias Suzuki Jimny pada gelaran pameran otomotif Agustus 2017 lalu, bukan tidak mungkin produk ini juga akan mendapatkan sambutan yang sama jika Suzuki Indonesia berniat membawanya ke Tanah Air. Tapi bagaimana dengan harganya? Saat di pameran lalu, Suzuki Indonesia mematok harga Rp 285 juta. Dari 88 unit yang disediakan langsung habis dipesan para penggemar Jimny. 
 Untuk harga All New Jimny terbaru di Jepang sudah diumumkan berbarengan dengan perkenalannya. Berdasarkan situs resmi Suzuki Jepang All New Jimny Sierra JC transmisi manual dibanderol JPY 1.992.400 atau sekitar Rp 258 jutaan. Model transmisi otomatis dibanderol JPY 2.019.600 atau sekitar Rp 262 jutaan. Model Sierra terendah, yakni JL, untuk transmisi manualnya dibanderol JPY 1.760.400 atau sekitar Rp 228 juta, sedangkan transmisi otomatisnya dibanderol JPY 1.857.600 atau sekitar Rp 241 juta. Harga tersebut sudah ditambah pajak konsumsi sebesar delapan persen. Suzuki juga memberikan tambahan biaya untuk warna tertentu seperti Pure White Pearl sebesar JPY 21.600 atau sekitar Rp 2,8 juta. Warna lainnya adalah Black 2 tone roof sebesar JPY 43.200 atau sekitar Rp 5,6 juta. Nah, kira-kira berapa harganya jika jadi dibawa Suzuki Indonesia ke Tanah Air? 

PT KONTAK PERKASA FUTURES

Senin, 02 Juli 2018

Balapan Seru, Marquez Juara di GP Belanda




PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 02/07/2018 - Marc Marquez berhasil menjuarai GP Belanda, Minggu (1/7/2018) dalam balapan yang berlangsung seru. Pebalap Suzuki Alex Rins dan pebalap Yamaha Maverick Vinales menyusul di tempat kedua dan ketiga. Gelaran GP Belanda dimulai dengan cuaca cerah. Marquez yang berada di depan langsung melesat di tikungan pertama diikuti duo pebalap Ducati Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso. Belum genap putaran pertama selesai, Lorenzo berhasil meraih posisi pertama dari Marquez. Valentino Rossi yang sempat tercecer di posisi keempat perlahan mengambil tempat ketiga. 

PT KONTAK PERKASA
Saling salip terus terjadi di putaran awal. Marquez yang sempat ada di depan berhasil disalip kembali oleh Lorenzo dan Rossi, Ini membuat panggung utama praktis diambil alih oleh tiga pebalap tersebut di posisi 1, 2 dan 3. Peristiwa kecil terjadi di putaran kelima. Lorenzo nampak memperlambat lajunya di tikungan yang membuat Rossi terpaksa mencium motor pebalap Italia tersebut. Beruntung tidak ada kecelakaan yang terjadi antara keduaya. Hingga lap ke delapan, usaha menjadi pebalap terdepan juga dilakukan oleh Andrea Dovizioso. Pebalap Ducati tersebut merebut tempat pertama dan membuat duo Ducati berada di tempat 1 dan 2. Perhatian juga diberikan pada pebalap Suzuki Alex Rin yang perlahan tapi pasti naik ke posisi terdepan. Ia mendahului Rossi yang harus berada di tempat kelima dan bertarung untuk mendapatkan tempat terdepan.

Sempat ada insiden kecil antara Rins dengan Marquez. Pebalap Suzuki tersebut terlihat kontak dengan Marquez yang membuat pebalap Spanyol tersebut hampir terjatuh. Hingga pertengahan balapan yakni lap 13 dari 26 lap, posisi terdepan masih dihuni Lorenzo yang mempertahankan tempat terdepan dari kejaran Rins dan Dovizioso serta Marquez dan Rossi. Setengah balapan berlangsung, duo Ducati Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso berada di tempat terdepan dengan tantangan datang dari pebalap Repsol Honda Marc Marquez dan pebalap Suzuki Alex Rins.

Jalannya balapan praktis diisi dengan aksi empat pebalap tersebut untuk merebut posisi pertama. Saling susul mewarnai hampir seluruh lap balapan yang berlangsung sebanyak 26 putaran. Duo Yamaha Valentino Rossi dan Maverick Vinales yang berusaha mendapatkan kemenangan pertama bagi Yamaha setelah setahun tanpa kemenangan berusaha keras berada di posisi terdepan. Vinales bahkan memberikan perlawaan sengit pada Marquez yang berada di posisi kedua hingga saling salip terjadi. Bahkan mendapatkan posisi pertama di lap ke 19.


 Ikuti Lorenzo, Dovizioso Mulai Adaptasi dengan Motor Rossi yang tahun lalu juara di sirkuit ini tidak tinggal diam. Ia yang sempat berada di posisi kelima berusaha memperbaiki posisi. Pebalap Italia tersebut harus melewati Lorenzo untuk mendapatkan tempat keempat. Saling susul terus terjadi antara Vinales dan Marquez di enam lap terakhir. Rossi yang berada di tempat keempat bertarung sengit dengan Dovizioso di tempat ketiga. Lap 21 terjadi insiden Vinales bersentuhan dengan Marquez yang membuat pebalap Spanyol tersebut melebar. Rossi dan Dovizioso mengambil kesempatan ini hinga membuat keduanya di posisi satu dan dua.  Tapi posisi tersebut tidak bertahan lama. Marquez menyodok para rivalnya ke tempat pertama. Namun dirinya terus dibayang-bayangi Dovi di tempat kedua yang mendapatkan hasil baik saat latihan bebas lalu. Dua lap terakhir, Rossi yang berusaha mendapatkan poin terlalu memaksakan diri di tikungan pertama. Ia melebar dan turun ke tempat keenam. 

Marquez yang berada di depan terus meninggalkan lawan-lawannya. Vinales dan Alex Rins dari Suzuki berada di belakang tidak mampu mengejar pebalap Spanyol tersebut. Hasil Balapan GP Belanda :
1. Marc Marquez ESP Repsol Honda (RC213V) 41m 13.863s 
2. Alex Rins ESP Suzuki Ecstar (GSX-RR) 41m 16.132s 
3. Maverick ViƱales ESP Movistar Yamaha (YZR-M1) 41m 16.171s 
4. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP18) 41m 16.285s
5. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha (YZR-M1) 41m 16.826s 
6. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 41m 17.739s 
7. Jorge Lorenzo ESP Ducati Team (GP18) 41m 18.325s 
8. Johann Zarco FRA Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1) 41m 20.864s 
9. Alvaro Bautista ESP Angel Nieto Team (GP17) 41m 21.404s 
10. Jack Miller AUS Pramac Ducati (GP17) 41m 26.919s 
11. Andrea Iannone ITA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 41m 28.118s 
12. Pol Espargaro ESP Red Bull KTM Factory (RC16) 41m 29.739s 
13. Aleix Espargaro ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 41m 29.849s 
14. Scott Redding GBR Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 41m 29.882s 
15. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda (RC213V) 41m 29.906s 
16. Tito Rabat ESP Reale Avintia (GP17) 41m 30.279s 
17. Bradley Smith GBR Red Bull KTM Factory (RC16) 41m 42.936s 
18. Hafizh Syahrin MAL Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1)* 41m 47.687s 
19. Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V)* 41m 47.900s 
20. Thomas Luthi SWI EG 0,0 Marc VDS (RC213V)* 42m 1.716s 

Gagal finish Danilo Petrucci ITA Pramac Ducati (GP18)
 DNF Xavier Simeon ESP Reale Avintia (GP16)*
 DNF Karel Abraham CZE Angel Nieto Team (GP16) DNF


PT KONTAK PERKASA